Hari sabtu, tanggal 8 mei 2010 saya diajak ke suatu kegiatan Peduli Penyakit Lupus Oleh teman saya Chaca Nafsa Karima. Sebelum datang kegiatan ini, sebenarnya saya datang ke Jalan Ganesha No.10 untuk bertemu seorang teman dan mengikuti kegiatan Pagelaran Seni ITB :p
hehehe. Entah, seketika saya merubah tujuan untuk menikuti kegiatan ini. Kalau di analogikan benda kegiatan ini seperti sebuah maghnet yang merubah kutub saya hari itu,
oke lebay. Hal ini mungkin dapat disebut Naluriah, penyakit lupus merupakan salah satu penyakit imunitas yang sering saya temui di rumah sakit dan juga pernah di bahas dalam mata kuliah Immunologi di kampus. Jadi apa salahnya kalau saya ikut berpartisipasi dalam acaran ini,
why not? Selain itu teman yang akan saya temui masih sibuk dalam kepanitiaannya, maka saya memutuskan untuk bergabung. Sesampainya saya di Aula Timur ITB, ternyata chaca tidak sendiri, ada bunda Ida, Rifa, Cici, dan teh Achu Arlina.
Wah bakalan Syeeruuu.

Dalam serangkaian kegiatan ini, ada workshop, bazar makanan, konsultasi kesehatan dan pemeriksaan kesehatan gratis. Tidak di duga sebelumnya, saya bertemu teman-teman satu angkatan yang juga kuliah di Fakultas Keperawatan Unpad, mereka berpartisipasi sebagai tim kesehatan pnc. Secara keseluruhan kegiatannya ini seru
, di sana hadir pasien, keluarga, dokter, perawat dan masyarakat yang peduli dangan penyakit Lupus. Dalam workshop pun di jelaskan ciri-ciri penyakit Lupus, penangangan dan juga cara pencegahannya agar tidak kambuh. Secara tidak langsung, kita semua dapat berpartisipasi untuk meningkatkan kualitas kehidupan para penderita Lupus.
Berikut sekilas mengenai penyakit Lupus
LUPUS yang dalam bahasa latin disebut SLE
systemic lupus erythematosus adalah suatu penyakit kronik autoimun, yaitu ketika antibodi seseorang menyerang jaringan tubuhnya sendiri. Saat itu terbentuk zat anti yang berlebihan dan salah arah. Zat anti seharusnya bekerja melawan kuman, bakteri atau zat asing yang masuk ke tubuh, tapi zat anti di tubuh odapus malah merusak organ tubuh sendiri. Penderita penyakit ini pada umumnya memiliki butterfly rash atau ruam merah berbentuk kupu-kupu di pipi dan 805 penderitanya adalah wanita.
Pada semester 5 saya pernah pernah belajar mengenai penyakit Immunologi ini, 4 sks. Secara klinis penyakit ini tidak dapat di sembuhkan, hanya bisa dicegah dengan cara menjaga daya tahan tubuh / immunitas para penderita penyakit Lupus tersebut agar tidak menurun / drop. Dalam kegiatan ini kita tidak hanya meningkatkan kepedulian, namun juga harus berhati-hati dalam menjaga kesehatan.
Syukurlah semuanya berjalan lancar, saya pun berkesempatan bertemu dengan teman di Pagelaran Seni ITB. Selain itu, banyak juga hal-hal yang kami bahas ini bersama Bunda Ida, rifa, Chici, Chaca dan teh Achu. Pulang dari Aula Timur kita semua ditraktir oleh Bunda Ida di Kiosk Dago.
Alhamdulillah.
Bandung, 8 juni 2010.
Your Caring Saves Live :D