01 Juli 2012

city of the fall

Diposting oleh Erlita Mutia di Minggu, Juli 01, 2012

Hi kawan kecil!
Maaf aku memanggil mu kengan sebutan itu. Entah, aku selalu menganggapmu sebagai adik kecilku. Pertama bukan karena usia 2-3 tahun yang membuatmu lebih belia dariku, namun ada rasa lain. Rasa inginku memiliki saudara lain sehingga aku mempunya tempat bercerita, membahas hal-hal jenaka, kemudian mencurahkan seluruh sendu dan tawa yang kita dapatkan di dunia luar sana.
Senja ini aku lihat kamu sedang jatuh dengan nya, seperti hari-hari kemarin. Entah jatuh dalam hal apa, mengenai apa dan untuk apa.
Sebut saja dengan jatuh hati, atau jatuh cinta, mungkin. Bukankah katamu kota ini adalah tempat yang paling tepat untuk jatuh cinta?
Kota dimana setiap jengkalnya memiliki kesempatan untuk meninggalkan kenangan-kenangan. Setiap sudut dan kejadian yang ada di kota ini mampu membuat setiap orang terjatuh.

Maka tunggu apalagi, adiku. Saat ini, ia ada disini, di kota mu, tepat didepan mu. Aku geli melihat gerik kalian, berbincang dengan tatapan dan canda malu-malu. Malu-malu itu perlu.. tapi kamu tidak boleh menunda karena tuhan sudah mengizinkan semesta untuk be-konspirasi mendatangkan dirinya ke kota ini.

Kalau aku jadi kamu: "aku akan buat perjanjian dengan semesta, agar setiap langkah ini direstuinya. Tidak akan pernah aku sia-siakan hari, jam, menit bahkan detik. Untuk membuatnya jatuh cinta di kota ini, untuk menunjukan besarnya ketulusan dan kegigihan ku’":D

Tapi aku bukan kamu, aku sama seperti dia. Terposisikan sebagai seorang hawa.
Aku dan dia, hanya bisa berdoa, kepada semesta agar  orang-orang yang kami cinta dikuatkan hati dan langkahnya. Maka izinkan aku untuk memberitahu kamu, bahwa perempuan memiliki keterbatasan untuk menyampaikan perasaanya, entah. karena aku tahu dia tidak enggan untuk bersama mu, tapi ia begitu malu-malu.
Karena perempuan memang seperti itu.

Buat dia jatuh cinta, jatuh cinta pada kota kita. City of the fall.

Bandung, 1 Juli 2012


Kamu harus tau, katamu itu membuat aku ingin jatuh cinta, di kota ini.
Tidak menyiakan satu hari pun tidak jatuh cinta.
Katamu begitu benar, kini aku telah jatuh cinta, di kota ini, di kota kita.
Dia seorang Geodest.
Semoga semesta pun selalu merestui aku.
Muti, with love.

1 komentar:

heri on 7 Oktober 2012 pukul 21.22 mengatakan...

biasanya kalo lg jatuh cinta disemmbbunyiin

 

coretan senja Copyright © 2010 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by Emocutez